Antiek menambahkan, sistem Perlinsos Digital terhubung langsung dengan berbagai basis data nasional, seperti Data Sasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), data kendaraan dari Korlantas Polri, data pertanahan dari BPN, hingga data pelanggan listrik PLN.
Hingga saat ini, sekitar 300 hingga 400 data warga Surabaya telah masuk dalam sistem uji coba.
Evaluasi terus dilakukan untuk menyempurnakan aplikasi sebelum diterapkan secara luas di seluruh Indonesia.
"Basis utama untuk mengakses aplikasi Perlinsos Digital ini adalah IKD. Karena itu, agen di lapangan juga membantu masyarakat mengaktifkan IKD sekaligus melakukan pendaftaran ke sistem Perlinsos," tutupnya.(yan)***
Artikel Terkait
Viral! Rumah Pejabat Diduga Dipasok Air Damkar Saat Warga Medan Krisis, Emak-emak Langsung Geruduk
Polda Jatim Bakal Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk di Banyuwangi, Ada Door Prize dan Bintang Tamu Lokal
Bupati Lumajang Ungkap Peran Besar Media Sosial dalam Mendongkrak Pariwisata Daerah
Di Tengah Ketidakpastian Global, Perbanas Pastikan Fundamental Perbankan Indonesia Tetap Kuat
PCMB 2026 Jabar Dinilai Semrawut, Emak-emak Geruduk DPRD: Anak Orang Miskin Juga Berhak Sekolah Negeri !
Viral ! Polisi Cegat Mahasiswa UI yang Hendak Demo di Bundaran HI, Diminta Pindah ke DPR
Kepala BGN Nanik Deyang Bakal Setop MBG di Sekolah Elite, Refocusing Penerima Manfaat Jadi Alasan
Tunggak Retribusi Aset GDS Sidoarjo, Lima Kafe dan Warung Kopi Disegel Satpol PP
Surabaya Jadi Percontohan Aplikasi Bansos Digital, Verifikasi Penerima Kini Cuma 15 Menit
SPMB SMP Surabaya 2026 Masuk Tahap Validasi Data, Dispendik Verifikasi Jalur Prestasi hingga Afirmasi