"SPMB Jawa Tengah 2026 no titip, no jastip," tegasnya.
Perluas Jalur Afirmasi untuk Keluarga Kurang Mampu
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pemerintah daerah terus memperluas berbagai program pendidikan gratis guna memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat melanjutkan sekolah.
Menurutnya, pendidikan menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memutus rantai kemiskinan.
Baca Juga: Kepala BGN Nanik Deyang Bakal Setop MBG di Sekolah Elite, Refocusing Penerima Manfaat Jadi Alasan
"Banyak masyarakat kita punya istilah, habis lulus SMP langsung kerja. Maka jalur afirmasi kita perbanyak," ujar Luthfi.
Melalui berbagai program pendidikan gratis tersebut, Pemprov Jawa Tengah berharap semakin banyak siswa yang dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah tanpa terkendala biaya, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.***
Artikel Terkait
SPMB Jateng 2026 Dijamin Lancar, Pemprov Perkuat Server agar Tak Lemot
Viral ! Polisi Cegat Mahasiswa UI yang Hendak Demo di Bundaran HI, Diminta Pindah ke DPR
Kepala BGN Nanik Deyang Bakal Setop MBG di Sekolah Elite, Refocusing Penerima Manfaat Jadi Alasan
Tunggak Retribusi Aset GDS Sidoarjo, Lima Kafe dan Warung Kopi Disegel Satpol PP
Surabaya Jadi Percontohan Aplikasi Bansos Digital, Verifikasi Penerima Kini Cuma 15 Menit
SPMB SMP Surabaya 2026 Masuk Tahap Validasi Data, Dispendik Verifikasi Jalur Prestasi hingga Afirmasi
Cegah Kemacetan dan Kecelakaan, Polsek Geger Intensifkan Commander Wish di Jalur Madiun-Ponorogo
Jalan Jepara-Keling Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Kucurkan Rp37,1 Miliar untuk Perbaikan
Bantuan Pangan Sidoarjo 2026 Disalurkan, 594 Keluarga di Candi Terima Beras dan Minyak Goreng
KPK Jadikan Jawa Tengah sebagai Pilot Project Nasional Perizinan Tambang MBLB
Sokong Program MBG, Taj Yasin Minta SPPG Wajib Serap Telur dari Peternak Lokal