JATENG, JAWAHEADLINE.COM – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Sragen terus menjadi prioritas pemerintah daerah guna meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan empat ruas jalan strategis oleh Bupati Sragen Sigit Pamungkas di sejumlah kecamatan, Jumat (19/6/2026).
Empat ruas jalan yang menjadi fokus penanganan meliputi Jalan Masaran–Pringanom di Kecamatan Masaran, Jalan Krikilan–Kedungringin di Kecamatan Kalijambe, Jalan Kedungringin–Manyarejo di Kecamatan Plupuh, serta Jalan Kwangen–Ngebuk di Kecamatan Gemolong.
Dalam kunjungannya, Bupati Sigit memastikan sejumlah ruas jalan yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat akan segera mendapatkan penanganan pada tahun 2026 melalui pembiayaan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).
Saat meninjau ruas Jalan Kwangen–Ngebuk, Sigit mengatakan kondisi jalan tersebut telah lama menjadi perhatian masyarakat karena kerusakannya yang cukup parah.
"Saat ini kita di jalur Kwangen–Ngebuk, supervisi jalan. Jadi jalannya rusak, sudah relatif lama, masyarakat sudah menantikan. Alhamdulillah tahun 2026 ini kita akan perbaiki dengan anggaran Rp2,1 miliar. Nanti jalannya dilebarkan. Saat ini 4 meter, nanti diperlebar menjadi 5 meter," ujarnya.
Ia juga meminta pengertian masyarakat apabila selama proses pembangunan terjadi gangguan terhadap aktivitas lalu lintas di jalur tersebut.
"Kami mohon maaf kepada masyarakat yang biasa menggunakan jalur Kwangen–Ngebuk ini. Kalau perjalanan kemarin terganggu, nanti juga dalam proses pembangunan akan terganggu. Mohon bisa dipahami. Matur nuwun nggih," tambahnya.
Baca Juga: Beasiswa Santri 2026 Jateng Masuk Tahap Seleksi Ketat, Gus Yasin Tegaskan Tak Ada Titipan
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sragen, ruas Jalan Kwangen–Ngebuk akan direkonstruksi sepanjang 1,01 kilometer dengan lebar jalan 5 meter. Proyek tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp2,18 miliar.
Selain meninjau lokasi yang akan segera direhabilitasi, Bupati Sigit juga melihat langsung hasil pekerjaan pemeliharaan Jalan Masaran–Pringanom yang telah selesai dilaksanakan.
Ruas jalan yang berada di kawasan Pertigaan Masaran itu sebelumnya kerap menjadi keluhan warga akibat kondisi jalan yang rusak, sering tergenang air saat hujan, dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Sebagai tindak lanjut atas berbagai keluhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sragen melakukan perbaikan menggunakan konstruksi cor beton sekaligus memperlebar badan jalan dari 5 meter menjadi 6 meter.
Sebelum pekerjaan jalan dilakukan, pemerintah daerah juga telah memperbaiki sistem drainase dan gorong-gorong guna mengatasi persoalan genangan yang selama ini terjadi.
Artikel Terkait
Prospek Pasar Menjanjikan, Kopi Arabika Temanggung Siap Jadi Sumber Pendapatan Baru Petani
BPBD Demak Siaga Hadapi Kemarau Kering 2026, Pasokan Air Bersih dan Relawan Disiapkan
BLT DBHCHT Kabupaten Semarang 2026 Bakal Segera Cair, 2.393 Warga Akan Terima Bantuan
SPPG di Jateng Wajib Serap Telur dan Ayam Peternak Lokal untuk Program MBG
Beasiswa Santri 2026 Jateng Masuk Tahap Seleksi Ketat, Gus Yasin Tegaskan Tak Ada Titipan
Jalan Rusak Menahun di Sragen Akhirnya Diperbaiki, Pemprov Jateng Gelontorkan Rp38,2 Miliar
Gubernur Jateng Minta Bank Jateng Perkuat Modal UMKM, Targetkan Naik Kelas
Jasirah Heritage Cycling 2026 Resmi Digelar, BI dan Pemprov Jateng Promosikan Wisata Sejarah hingga Borobudur
Desa Doreng Resmi Jadi Desa Siaga TBC, Demak Perkuat Langkah Menuju Eliminasi 2030
Jelang Outing Class Siswa, Plt Bupati Pati Tinjau Kesiapan Wisata Lokal di Sukolilo dan Kayen