"Harapan kami sesuai tema yang diusung, masyarakat bisa hidup harmonis dan selaras. Tidak ada jarak antara kaya dan miskin ataupun perbedaan agama. Semua bersatu membangun Keparakan Lor lebih maju sekaligus memberikan teladan kepada generasi muda untuk mencintai budaya dan berakhlak baik," ungkapnya.
Melalui Kenduri Suro Merti Kampung, masyarakat Keparakan Lor berharap tradisi lokal tetap lestari, sekaligus menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.***
Artikel Terkait
Dedie Rachim Tinjau Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Batutulis, Proyek Melaju 4 Persen di Atas Target
Wali Kota Bandung Sebut Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Pembangunan 10 Tahun ke Depan
Bupati Garut dan Gubernur Bengkulu Bahas Penguatan SDM serta Sinergi Pembangunan Daerah
Setelah Lama Dikeluhkan Warga, Jalan Sale - Tahunan Akhirnya Bakal Diperbaiki, Ini Target Pemkab Rembang !
Plt Bupati Pati Minta Pengusaha Jujur Saat Sensus Ekonomi 2026, Ini Alasannya !
Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Digadang-Gadang Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
TPS Tanam 2.000 Mangrove di Gresik, Perluas Program Donasi Oksigen untuk Cegah Abrasi dan Perubahan Iklim
Polres Nganjuk Sekat 5 Titik Perbatasan Jelang Malam 1 Suro 2026, Antisipasi Konvoi Massa ke Madiun
Ada 30 Kasus Kekerasan di Pesantren, Nawal Yasin Dorong Satgas Anti-Bullying di Jateng
Pajak Kendaraan yang Dibayar Warga Tak Sia-Sia, Rp1,7 Triliun Kembali untuk Pembangunan Desa