JABAR, JAWAHEADLINE.COM – Proyek trase baru Jalan Saleh Danasasmita Batutulis di Kota Bogor terus dikebut.
Untuk memastikan aspek keselamatan dan kesiapan pembangunan, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor serta Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat melakukan inspeksi langsung ke lokasi proyek di Kecamatan Bogor Selatan, Sabtu (13/6/2026).
Peninjauan dilakukan guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, terutama terkait aspek keselamatan teknis yang menjadi perhatian utama pemerintah.
Baca Juga: Kabar Baik ! Job Fair Bandung 2026 Sediakan 2.361 Lowongan Kerja untuk Lulusan SMP hingga S2
Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim menjelaskan bahwa selain memantau progres pembangunan, pihaknya juga tengah mengevaluasi sejumlah langkah teknis di bagian ujung trase baru yang nantinya akan terhubung dengan kawasan Leuweung Batutulis yang saat ini juga sedang dibangun oleh Pemerintah Kota Bogor.
"Sehingga nanti kalau ada pembongkaran, warga tetap aman. Makanya saya usulkan untuk sekalian saja dibebaskan agar nanti ujung jalan trase baru ini lebarnya kurang lebih sama dengan yang di depan, jangan mengecil ke belakang," ujarnya.
Menurut Dedie, usulan pembebasan beberapa bidang lahan milik warga diperlukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan aspek keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan di masa mendatang.
Baca Juga: Prabowo Sambut Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Merdeka
"Saya minta Pak Camat, Pak Lurah, dan teman-teman PUPR kembali menghitung kemudian mengusulkan," ucapnya.
Selain faktor keselamatan, pemerintah juga mempertimbangkan aspek estetika kawasan agar pembangunan trase baru dan Leuweung Batutulis dapat terintegrasi secara harmonis tanpa menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
Di sisi lain, progres pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita disebut berjalan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Polsek Senduro Lumajang Patroli Objek Vital dan Jalur Wisata Bromo, Situasi Aman Kondusif
"Pengerjaan sudah lebih cepat 4 persen dari target. Alhamdulillah, ini juga patut disyukuri, mungkin karena curah hujan agak berkurang. Biasanya curah hujan tinggi, tetapi sekarang kelihatannya kondisi cuaca cukup kondusif. Ke depan mudah-mudahan juga tetap kondusif," ujar Dedie Rachim.
Setelah pembangunan trase baru dan kawasan Leuweung Batutulis rampung, kawasan tersebut akan menjadi satu kesatuan pengembangan wilayah yang terintegrasi dengan Museum Pajajaran sebagaimana rencana yang telah disampaikan Gubernur Jawa Barat.
Dedie menyebutkan kawasan Batutulis ke depan akan berkembang menjadi pusat destinasi yang memiliki nilai sejarah, edukasi, dan ruang publik yang terhubung dengan berbagai fasilitas pendukung.
Artikel Terkait
PG Madukismo Target Giling 4,8 Juta Kuintal Tebu, Produksi Capai 250 Ton Gula per Hari
Kemitraan dengan Petani Jadi Kunci PG Madukismo Bertahan Lebih dari 70 Tahun
Tak Sekadar Pabrik Gula, PG Madukismo Tawarkan Wisata Edukasi Unik yang Jarang Ditemukan di Jogja
Bupati Lumajang dan Polisi Sidak Toko Penjual Miras Tanpa Izin di Sukodono, Warga Geleng Geleng Kepala
Polsek Senduro Lumajang Patroli Objek Vital dan Jalur Wisata Bromo, Situasi Aman Kondusif
Polisi Pantau SPBU di Lumajang, Pastikan Distribusi BBM Lancar dan Antrean Tertib
SPMB DKI Jakarta 2026 Dibuka, Disdik Siapkan Kuota 245.980 Murid Baru di Sekolah Negeri dan Swasta Gratis
Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Akan Bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka
Prabowo Sambut Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Merdeka
Kabar Baik ! Job Fair Bandung 2026 Sediakan 2.361 Lowongan Kerja untuk Lulusan SMP hingga S2