Menurutnya, kegiatan ini sekaligus menjadi kontribusi nyata Kota Yogyakarta dalam mendukung program Indonesia Asri yang mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
DLH Perkuat Pengelolaan Sampah Organik
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana pengelolaan sampah organik.
Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Aplikasi Bansos Digital, Verifikasi Penerima Kini Cuma 15 Menit
Sebanyak 600 unit ember organik dari Perseroda BPR Bank Jogja disalurkan guna memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang telah berjalan di Kota Yogyakarta.
"Bantuan tersebut ditujukan untuk memperkuat pengelolaan sampah organik berbasis ember yang saat ini telah mampu mengelola sekitar 1.200 ember organik dengan kapasitas mencapai 30 ton sampah per hari," ujarnya.
Selain itu, DLH Kota Yogyakarta juga menyerahkan bantuan biopori kepada sejumlah pondok pesantren sebagai bagian dari pengembangan Gerakan Mas JOS berbasis santri.
Baca Juga: Kemenag Yogyakarta Turun ke Lapangan, Cek Kelengkapan Administrasi Rumah Ibadah
"Program tersebut merupakan bagian dari perluasan implementasi Gerakan Mas JOS berbasis santri. Saat ini, Kota Yogyakarta telah memiliki sekitar 800 unit biopori jumbo yang berfungsi mendukung pengelolaan sampah organik sekaligus meningkatkan daya resap air di lingkungan perkotaan," ungkapnya.
Pemkot Berikan Penghargaan Titik Kerja Bakti Terbaik
Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi masyarakat dan perangkat daerah, Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan penghargaan kepada lokasi kerja bakti terbaik dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Baca Juga: Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Yogyakarta Gelar Bhakti Religi di Masjid dan Klenteng
Juara pertama diraih Kelurahan Patangpuluhan di titik 148 yang berada di Jalan Patangpuluhan. Posisi kedua ditempati Kelurahan Cokrodiningratan di titik 50 sepanjang Jalan Dr. Sardjito hingga Jalan R.W. Monginsidi.
Sementara itu, Kelurahan Suryatmajan meraih juara ketiga melalui kegiatan di titik 9 sepanjang Jalan Abu Bakar Ali.
Adapun juara harapan pertama diraih Kelurahan Gowongan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, sedangkan juara harapan kedua diberikan kepada Kelurahan Muja Muju di Jalan Kenari.
Artikel Terkait
Surabaya Jadi Percontohan Aplikasi Bansos Digital, Verifikasi Penerima Kini Cuma 15 Menit
SPMB SMP Surabaya 2026 Masuk Tahap Validasi Data, Dispendik Verifikasi Jalur Prestasi hingga Afirmasi
Cegah Kemacetan dan Kecelakaan, Polsek Geger Intensifkan Commander Wish di Jalur Madiun-Ponorogo
Jalan Jepara-Keling Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Kucurkan Rp37,1 Miliar untuk Perbaikan
Bantuan Pangan Sidoarjo 2026 Disalurkan, 594 Keluarga di Candi Terima Beras dan Minyak Goreng
KPK Jadikan Jawa Tengah sebagai Pilot Project Nasional Perizinan Tambang MBLB
Sokong Program MBG, Taj Yasin Minta SPPG Wajib Serap Telur dari Peternak Lokal
SPMB 2026 : Ini Sederet Program Sekolah Gratis Pemprov Jateng yang Bisa Dinikmati Ribuan Siswa
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Yogyakarta Gelar Bhakti Religi di Masjid dan Klenteng
Kemenag Yogyakarta Turun ke Lapangan, Cek Kelengkapan Administrasi Rumah Ibadah