Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Demak juga membentuk tim kader Desa Siaga TBC yang akan berperan sebagai ujung tombak edukasi masyarakat.
Para kader akan melakukan sosialisasi, pelacakan kontak erat pasien, serta memberikan pendampingan selama proses pengobatan hingga pasien dinyatakan sembuh.
Melalui pembentukan Desa Siaga TBC, Pemerintah Kabupaten Demak berharap upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis dapat berjalan lebih efektif sehingga target eliminasi TBC 2030 dapat tercapai sesuai harapan.***
Artikel Terkait
Akun Medsos PLN Jogja Digeruduk Warganet Usai Pemadaman Listrik Berjam-jam Tanpa Pemberitahuan
Gebyar Harmoni Budaya di Jakarta, Ahmad Luthfi: Perantau Jateng Harus Tetap Ingat Tanah Leluhur
Viral Ojol Panjat Truk Dishub Saat Motornya Diangkut, Mengaku Belum Dapat Order Sejak Pagi
SPPG di Jateng Wajib Serap Telur dan Ayam Peternak Lokal untuk Program MBG
Beasiswa Santri 2026 Jateng Masuk Tahap Seleksi Ketat, Gus Yasin Tegaskan Tak Ada Titipan
Jalan Rusak Menahun di Sragen Akhirnya Diperbaiki, Pemprov Jateng Gelontorkan Rp38,2 Miliar
Gubernur Jateng Minta Bank Jateng Perkuat Modal UMKM, Targetkan Naik Kelas
PSN Pakualaman Yogyakarta Digencarkan, 6 Rumah Ditemukan Ada Jentik Nyamuk
Jasirah Heritage Cycling 2026 Resmi Digelar, BI dan Pemprov Jateng Promosikan Wisata Sejarah hingga Borobudur
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Bakar Semangat 10.200 Pelari di Mandiri Jogja Marathon 2026