"Ruas jalan Sale – Tahunan itu memang direncanakan untuk ada penanganan. Akan tetapi, nanti untuk pelaksanaannya kami mengikuti jadwal pergeseran anggaran. Jadi, nanti kami tangani setelah ada pergeseran anggaran. Targetnya, akhir bulan ini sudah ada penanganan di sana," terangnya.
Nugroho mengungkapkan kebutuhan anggaran untuk memperbaiki ruas jalan tersebut diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar.
Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki dua hingga tiga titik kerusakan berat yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.
"Kalau Sale itu perhitungan rencana sekitar Rp2,5 miliar. Ada dua atau tiga spot yang perlu diperbaiki. Konstruksinya menggunakan hotmix melalui mekanisme pemeliharaan rutin jalan," ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini DPU Taru masih menyelesaikan sejumlah pekerjaan pemeliharaan jalan di beberapa wilayah lain, seperti ruas Ngebrak di Kecamatan Sumber, Magersari di Kecamatan Rembang, serta ruas jalan Desa Labuhan Kidul, Kecamatan Sluke.
Setelah pekerjaan tersebut dan proses pergeseran anggaran rampung, perbaikan Jalan Sale–Tahunan akan segera dilaksanakan.
Melalui perbaikan tersebut, pemerintah berharap akses transportasi masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman.
Selain itu, peningkatan kualitas jalan juga diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi warga di Kecamatan Sale dan wilayah sekitarnya.***
Artikel Terkait
SPMB Jateng 2026 Dijamin Lancar, Pemprov Perkuat Server agar Tak Lemot
Jalan Jepara-Keling Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Kucurkan Rp37,1 Miliar untuk Perbaikan
KPK Jadikan Jawa Tengah sebagai Pilot Project Nasional Perizinan Tambang MBLB
Sokong Program MBG, Taj Yasin Minta SPPG Wajib Serap Telur dari Peternak Lokal
SPMB 2026 : Ini Sederet Program Sekolah Gratis Pemprov Jateng yang Bisa Dinikmati Ribuan Siswa
Pantau SPMB 2026 Jateng, Ahmad Luthfi Tegaskan: No Titip-Titip, No Jastip
Gandeng KPK, Ahmad Luthfi Ingin Tata Kelola Tambang Jawa Tengah Terang-Benderang
Wagub Jateng Taj Yasin Tekankan Pendidikan Akhlak Sejak Dini, Jadi Benteng Anak Hadapi Perkembangan Zaman