Meski demikian, Ammy menegaskan bahwa temuan dugaan titik SPPG fiktif tidak akan menghentikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Cilacap.
Pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program tersebut dengan pengawasan yang lebih ketat dan tata kelola yang lebih baik.
"Program MBG tidak akan dihentikan di Kabupaten Cilacap. Yang perlu dilakukan adalah memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan dan ketentuan yang berlaku," ujar Ammy dalam keterangannya, dikutip dari laman resmi Kabupaten Cilacap pada Selasa, 23 Juni 2026.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan agar pelaksanaan program berjalan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat dan manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
"Kami ingin pelaksanaan MBG di Cilacap tertib dan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat sehingga manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat," tandasnya.***
Artikel Terkait
Jalan Rusak Menahun di Sragen Akhirnya Diperbaiki, Pemprov Jateng Gelontorkan Rp38,2 Miliar
Gubernur Jateng Minta Bank Jateng Perkuat Modal UMKM, Targetkan Naik Kelas
Jasirah Heritage Cycling 2026 Resmi Digelar, BI dan Pemprov Jateng Promosikan Wisata Sejarah hingga Borobudur
Desa Doreng Resmi Jadi Desa Siaga TBC, Demak Perkuat Langkah Menuju Eliminasi 2030
Jelang Outing Class Siswa, Plt Bupati Pati Tinjau Kesiapan Wisata Lokal di Sukolilo dan Kayen
Sigit Pamungkas Tinjau Empat Ruas Jalan di Sragen, Perbaikan Infrastruktur Senilai Rp7,6 Miliar Segera Dimulai
Pemkot Magelang Salurkan Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Berprestasi, Dukung SDM Unggul dan Cegah Putus Kuliah
Dolan Salatiga 2026 Sedot Ribuan Peserta, Pemkot Genjot Event Tourism dan UMKM Lokal
Program MBG Cilacap Dipastikan Tetap Berjalan, Plt Bupati Perketat Pengawasan SPPG
100 Titik SPPG di Cilacap Diduga Fiktif, Ada yang Berlokasi di Hutan hingga Kuburan