Keberadaan paguyuban tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Pengawasan yang dilakukan tidak hanya mencakup administrasi dan legalitas titik SPPG, tetapi juga kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), kebersihan dapur, hingga kualitas gizi makanan yang disalurkan kepada para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis.***
Artikel Terkait
Beasiswa Santri 2026 Jateng Masuk Tahap Seleksi Ketat, Gus Yasin Tegaskan Tak Ada Titipan
Jalan Rusak Menahun di Sragen Akhirnya Diperbaiki, Pemprov Jateng Gelontorkan Rp38,2 Miliar
Gubernur Jateng Minta Bank Jateng Perkuat Modal UMKM, Targetkan Naik Kelas
Jasirah Heritage Cycling 2026 Resmi Digelar, BI dan Pemprov Jateng Promosikan Wisata Sejarah hingga Borobudur
Desa Doreng Resmi Jadi Desa Siaga TBC, Demak Perkuat Langkah Menuju Eliminasi 2030
Jelang Outing Class Siswa, Plt Bupati Pati Tinjau Kesiapan Wisata Lokal di Sukolilo dan Kayen
Sigit Pamungkas Tinjau Empat Ruas Jalan di Sragen, Perbaikan Infrastruktur Senilai Rp7,6 Miliar Segera Dimulai
Pemkot Magelang Salurkan Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Berprestasi, Dukung SDM Unggul dan Cegah Putus Kuliah
Dolan Salatiga 2026 Sedot Ribuan Peserta, Pemkot Genjot Event Tourism dan UMKM Lokal
Program MBG Cilacap Dipastikan Tetap Berjalan, Plt Bupati Perketat Pengawasan SPPG