Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pati sebelumnya telah mengimbau seluruh satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga SMP agar memanfaatkan objek wisata lokal sebagai lokasi kegiatan belajar di luar kelas. Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada para pelajar sejak dini.
"Kami sudah menyarankan sekolah-sekolah agar berwisata di Kabupaten Pati. Maka dari itu, infrastruktur wisatanya kita benahi, supaya adik-adik kita nyaman saat berwisata di Kabupaten Pati," pungkasnya.
Melalui pembenahan infrastruktur dan fasilitas wisata secara bertahap, Pemerintah Kabupaten Pati berharap destinasi wisata lokal dapat menjadi pilihan utama untuk kegiatan edukasi, rekreasi, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.***
Artikel Terkait
Gebyar Harmoni Budaya di Jakarta, Ahmad Luthfi: Perantau Jateng Harus Tetap Ingat Tanah Leluhur
Viral Ojol Panjat Truk Dishub Saat Motornya Diangkut, Mengaku Belum Dapat Order Sejak Pagi
SPPG di Jateng Wajib Serap Telur dan Ayam Peternak Lokal untuk Program MBG
Beasiswa Santri 2026 Jateng Masuk Tahap Seleksi Ketat, Gus Yasin Tegaskan Tak Ada Titipan
Jalan Rusak Menahun di Sragen Akhirnya Diperbaiki, Pemprov Jateng Gelontorkan Rp38,2 Miliar
Gubernur Jateng Minta Bank Jateng Perkuat Modal UMKM, Targetkan Naik Kelas
PSN Pakualaman Yogyakarta Digencarkan, 6 Rumah Ditemukan Ada Jentik Nyamuk
Jasirah Heritage Cycling 2026 Resmi Digelar, BI dan Pemprov Jateng Promosikan Wisata Sejarah hingga Borobudur
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Bakar Semangat 10.200 Pelari di Mandiri Jogja Marathon 2026
Desa Doreng Resmi Jadi Desa Siaga TBC, Demak Perkuat Langkah Menuju Eliminasi 2030