"Pelaksanaan diperkirakan dimulai akhir Juli. Target pengerjaan sekitar tiga sampai empat bulan. Yang membutuhkan waktu lebih lama adalah pekerjaan pengecoran, sedangkan pelapisan relatif lebih cepat. Mudah-mudahan bisa selesai dengan baik, sehingga pada tahun 2027 persoalan jalan rusak dapat dituntaskan," ujarnya.
Jalan Sukowati Ditangani Kabupaten dan Provinsi
Sementara itu, Bupati Sragen Sigit Pamungkas menjelaskan bahwa perbaikan Jalan Sukowati akan dilakukan sesuai pembagian kewenangan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.
"Ruas Jalan Sukowati ini akan diperbaiki. Dari Alun-Alun ke arah barat merupakan kewenangan kabupaten, dan tahun ini akan kami tangani. Sedangkan dari Alun-Alun ke arah timur hingga Terminal Pilangsari merupakan kewenangan provinsi dan kerusakannya cukup parah, sehingga tahun ini akan diperbaiki oleh Pemprov Jawa Tengah," jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah Sragen.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas atensinya dalam memperbaiki ruas Jalan Sukowati maupun Jalan Galeh–Ngrampal," katanya.
Baca Juga: Kronologi Anggota Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa UMY, Bermula dari Aksi di Titik Nol Yogyakarta
Warga Sambut Baik Rencana Perbaikan
Rencana perbaikan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya disampaikan Giyanto, warga Desa Ngrombo, Kecamatan Tangen, yang mengaku telah lama menantikan perbaikan ruas Jalan Galeh–Ngrampal.
Menurutnya, kondisi jalan yang sempit dan rusak kerap memicu kemacetan serta meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat jalur tersebut digunakan kendaraan angkutan tebu.
"Untuk simpangan truk saja sulit. Padahal setiap tahun jalur ini dilewati truk pengangkut tebu. Jalannya sempit, sehingga rawan macet dan kecelakaan," ujar Giyanto.
Ia berharap perbaikan yang direncanakan dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak positif bagi aktivitas masyarakat maupun distribusi hasil pertanian.
"Kalau tahun ini benar-benar diperbaiki, kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur. Kami juga berharap jalan kabupaten di daerah sini yang sudah sekitar 17 tahun belum tersentuh perbaikan bisa mendapat perhatian," tandasnya.
Dengan tambahan anggaran dan percepatan pelaksanaan pekerjaan, Pemprov Jawa Tengah menargetkan kondisi jalan provinsi di Sragen semakin baik sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.***
Artikel Terkait
Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Digadang-Gadang Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
Ada 30 Kasus Kekerasan di Pesantren, Nawal Yasin Dorong Satgas Anti-Bullying di Jateng
Pajak Kendaraan yang Dibayar Warga Tak Sia-Sia, Rp1,7 Triliun Kembali untuk Pembangunan Desa
Terancam 20 Tahun Penjara, Sadewo Mantan Bupati Pati Jateng Didakwa Korupsi Pengisian Perangkat Desa dan Proyek Jalur KA
Makna Jenang Suro dalam Tradisi Masyarakat Jawa, Simbol Syukur dan Doa Keselamatan
Kabar Baik! Pemprov Jateng Masih Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik dan BBNKB
Lampaui Target hingga 289 Persen, Pemprov Jateng Raih Penghargaan ASN Berintegritas dari KPK
Pemprov Jateng Gelontorkan Rp42 Miliar untuk Perbaikan Jalan Wonogiri, Jalur ke Jatim dan DIY Diprioritaskan
Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Malam 1 Suro Mangkunegaran, Pemprov Jateng Soroti Dampak Ekonomi
49 Pengusaha Nasional Bidik Peluang Investasi di Jawa Tengah, Ahmad Luthfi : Kalau Tidak Masuk Akan Rugi