Jakarta Targetkan Jadi Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
Gubernur Pramono menegaskan, konsistensi penyelenggaraan event olahraga internasional menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang kompetitif dan berdaya saing.
Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus mendukung penyelenggaraan ajang olahraga berskala internasional sebagai bagian dari pengembangan sektor sport tourism Jakarta.
Baca Juga: Harga Kedelai Tembus Rp11.000 per Kg, Wali Kota Bandung Minta Produksi Tahu Tempe Tetap Jalan
"Saya meyakini, semakin banyak ajang seperti ini digelar, semakin kuat pula posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism dunia yang mampu menarik wisatawan, menggerakkan perekonomian, serta memperkenalkan wajah Jakarta sebagai kota global yang inklusif, kompetitif, dan berdaya saing," tutupnya.
Dengan jumlah peserta yang terus meningkat dan penyelenggaraan yang semakin matang, BTN Jakarta International Marathon 2026 menjadi salah satu event olahraga terbesar di Indonesia sekaligus memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi unggulan untuk wisata olahraga di tingkat internasional.(yan)
Artikel Terkait
Revitalisasi Bandung Zoo Dikebut, Farhan Targetkan Kembali Dibuka Kurang dari Setahun
Harga Kedelai Tembus Rp11.000 per Kg, Wali Kota Bandung Minta Produksi Tahu Tempe Tetap Jalan
Pantau SPMB 2026 Jateng, Ahmad Luthfi Tegaskan: No Titip-Titip, No Jastip
Gandeng KPK, Ahmad Luthfi Ingin Tata Kelola Tambang Jawa Tengah Terang-Benderang
Dishub Surabaya Copot 163 Jukir Resmi yang Tak Perpanjang KTA, Percepat Digitalisasi Parkir dan Dongkrak PAD
Wagub Jateng Taj Yasin Tekankan Pendidikan Akhlak Sejak Dini, Jadi Benteng Anak Hadapi Perkembangan Zaman
Ribuan Warga Serbu NABOD 2026 di Lanudal Juanda, Atraksi Pesawat TNI AL dan UMKM Jadi Magnet Utama
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti 45.500 Pelari, Pramono Anung Tegaskan Jakarta Siap Jadi Destinasi Sport Tourism Dunia
Perumda Delta Tirta Sidoarjo Andalkan Digitalisasi untuk Tekan Kebocoran Air, TKA Ditarget Turun Bertahap
DPR Apresiasi Langkah Bank Indonesia Perkuat Rupiah, Transaksi dengan China Tak Lagi Bergantung Dolar AS