JAKARTA, JAWAHEADLINE.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas (flag off) ribuan peserta BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (13/6).
Dalam ajang lari internasional tersebut, Pramono juga ikut berpartisipasi sebagai pelari pada kategori 10K.
Penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon 2026 kembali mencatatkan capaian positif dengan jumlah peserta mencapai 45.500 pelari, meningkat sekitar 47 persen dibandingkan tahun 2025 yang diikuti sekitar 31 ribu peserta.
Peningkatan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap ajang lari internasional yang digelar di Ibu Kota.
Menurut Pramono, suksesnya penyelenggaraan JAKIM 2026 menjadi bukti bahwa Jakarta memiliki kapasitas dan kesiapan untuk menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala internasional.
“Keberhasilan penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon 2026 ini menjadi bukti bahwa Jakarta memiliki kapasitas, infrastruktur, dan dukungan masyarakat yang kuat untuk menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga berskala internasional,” ujar Pramono.
Baca Juga: Ribuan Warga Serbu NABOD 2026 di Lanudal Juanda, Atraksi Pesawat TNI AL dan UMKM Jadi Magnet Utama
JAKIM 2026 Perkuat Posisi Jakarta sebagai Kota Sport Tourism
Sepanjang rute lomba, Pramono turut memantau langsung jalannya kegiatan, mulai dari kelancaran jalur lari, kesiapan petugas, hingga pengaturan arus peserta di sejumlah titik.
Ia menilai seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat persiapan matang yang dilakukan panitia bersama berbagai pihak terkait, termasuk aspek pengamanan dan rekayasa lalu lintas yang telah disosialisasikan kepada masyarakat.
"Selama berlari, saya melihat seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan secara matang. Salah satu faktor penting adalah pengamanan dan pengaturan jalur lomba yang telah disosialisasikan secara menyeluruh kepada masyarakat," ungkapnya.
Pramono menambahkan, ajang lari internasional seperti BTN Jakarta International Marathon tidak hanya mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Menurutnya, kehadiran puluhan ribu peserta dari berbagai daerah dan negara mampu menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari transportasi, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Artikel Terkait
Revitalisasi Bandung Zoo Dikebut, Farhan Targetkan Kembali Dibuka Kurang dari Setahun
Harga Kedelai Tembus Rp11.000 per Kg, Wali Kota Bandung Minta Produksi Tahu Tempe Tetap Jalan
Pantau SPMB 2026 Jateng, Ahmad Luthfi Tegaskan: No Titip-Titip, No Jastip
Gandeng KPK, Ahmad Luthfi Ingin Tata Kelola Tambang Jawa Tengah Terang-Benderang
Dishub Surabaya Copot 163 Jukir Resmi yang Tak Perpanjang KTA, Percepat Digitalisasi Parkir dan Dongkrak PAD
Wagub Jateng Taj Yasin Tekankan Pendidikan Akhlak Sejak Dini, Jadi Benteng Anak Hadapi Perkembangan Zaman
Ribuan Warga Serbu NABOD 2026 di Lanudal Juanda, Atraksi Pesawat TNI AL dan UMKM Jadi Magnet Utama
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti 45.500 Pelari, Pramono Anung Tegaskan Jakarta Siap Jadi Destinasi Sport Tourism Dunia
Perumda Delta Tirta Sidoarjo Andalkan Digitalisasi untuk Tekan Kebocoran Air, TKA Ditarget Turun Bertahap
DPR Apresiasi Langkah Bank Indonesia Perkuat Rupiah, Transaksi dengan China Tak Lagi Bergantung Dolar AS