"Kali ini kita bersepeda untuk melewati beberapa tempat wisata bersejarah. Makanya, tahun ini kita menamakannya Jasirah Heritage Cycling," jelasnya.
Menurut Mohamad Noor, rute yang dipilih sengaja menghubungkan berbagai lokasi bersejarah agar peserta dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan warisan sejarah Jawa Tengah.
Selain mengampanyekan gaya hidup sehat melalui olahraga, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di sekitar destinasi wisata.
"Harapannya ini memberi manfaat buat masyarakat sekitar untuk mengembangkan perekonomian daerah, UMKM, dan ekonomi secara keseluruhan," katanya.
Mohamad Noor menambahkan, Jasirah juga dikembangkan sebagai platform digital yang berfungsi untuk mempromosikan berbagai destinasi wisata sejarah di Jawa Tengah.
Melalui platform tersebut, masyarakat dari berbagai daerah dapat mengakses informasi mengenai lokasi wisata dan terdorong untuk berkunjung secara langsung.
Baca Juga: Viral Mahasiswa Nugas di Kafe Bali, Bawa Dua Printer dan Gunakan 3 Meja Sekaligus
"Ini platform digital yang kita bangun bersama untuk mempromosikan wisata sejarah yang ada di Jawa Tengah. Dari mana pun bisa mengakses dan mengetahui tempat-tempat wisata tersebut," ujarnya.
Rangkaian kegiatan Jasirah Heritage Cycling 2026 tidak berhenti pada kegiatan bersepeda. Program tersebut juga akan dilanjutkan dengan pelatihan peningkatan kapasitas pengelolaan media sosial bagi peserta dari pemerintah daerah guna memperkuat promosi digital sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Melalui perpaduan olahraga, pelestarian sejarah, dan promosi pariwisata, Jasirah Heritage Cycling 2026 diharapkan menjadi salah satu upaya memperkenalkan potensi wisata Jawa Tengah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Malam 1 Suro Mangkunegaran, Pemprov Jateng Soroti Dampak Ekonomi
49 Pengusaha Nasional Bidik Peluang Investasi di Jawa Tengah, Ahmad Luthfi : Kalau Tidak Masuk Akan Rugi
Perbaikan Jalan Rusak Sragen Dimulai Akhir Juli 2026, Pemprov Jateng Kucurkan Anggaran Rp21 Miliar
Prospek Pasar Menjanjikan, Kopi Arabika Temanggung Siap Jadi Sumber Pendapatan Baru Petani
BPBD Demak Siaga Hadapi Kemarau Kering 2026, Pasokan Air Bersih dan Relawan Disiapkan
BLT DBHCHT Kabupaten Semarang 2026 Bakal Segera Cair, 2.393 Warga Akan Terima Bantuan
SPPG di Jateng Wajib Serap Telur dan Ayam Peternak Lokal untuk Program MBG
Beasiswa Santri 2026 Jateng Masuk Tahap Seleksi Ketat, Gus Yasin Tegaskan Tak Ada Titipan
Jalan Rusak Menahun di Sragen Akhirnya Diperbaiki, Pemprov Jateng Gelontorkan Rp38,2 Miliar
Gubernur Jateng Minta Bank Jateng Perkuat Modal UMKM, Targetkan Naik Kelas