Dalam berbagai kesempatan, Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya memperbanyak penyelenggaraan event olahraga di daerah sebagai strategi untuk mengembangkan sport tourism sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Menurutnya, sinergi antarwilayah juga perlu terus diperkuat agar penyelenggaraan event nasional maupun internasional dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Di Jawa Tengah, semua daerah saya minta untuk memperbanyak event. Kalau perlu buat kalender event bersama antarkabupaten/ kota atau provinsi di sekitar. Kolaborasi penting untuk pembangunan wilayah," kata Luthfi beberapa waktu lalu.
Melalui Mandiri Jogja Marathon 2026, kolaborasi antardaerah kembali ditunjukkan sebagai langkah nyata dalam mengembangkan sektor olahraga, pariwisata, dan ekonomi, sekaligus memperkuat posisi kawasan Yogyakarta dan Jawa Tengah sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia.***
Artikel Terkait
Jejak Dua Abad Tradisi Mubeng Beteng Keraton Yogyakarta
Pemkot Yogyakarta Gandeng IAI, Program Satu Kampung Satu Arsitek Dimulai dari Pakualaman
Pemkot Yogyakarta Perkuat SDM Pariwisata, Pramuwisata Dilatih Jadi Guide Cerdas Digital
Kronologi Anggota Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa UMY, Bermula dari Aksi di Titik Nol Yogyakarta
Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa UMY, Polisi Sebut Bertugas Pantau Aksi Demonstrasi Jogja
Jadwal KRL Solo Jogja 19–21 Juni 2026, Lengkap Jam Keberangkatan Pagi hingga Malam
Program Ekoteologi KUA Kotagede 2026 Dijalankan Lewat Jogja Cling, Warga dan Aparat Turun Bersih Lingkungan
Wali Kota Yogyakarta Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan
Akun Medsos PLN Jogja Digeruduk Warganet Usai Pemadaman Listrik Berjam-jam Tanpa Pemberitahuan
PSN Pakualaman Yogyakarta Digencarkan, 6 Rumah Ditemukan Ada Jentik Nyamuk