Sepanjang tahun 2026, TRC Mas JOS telah menerima 2.078 permohonan layanan. Sebanyak 1.757 permohonan diterima dan 321 lainnya ditolak karena berada di luar wilayah Kota Yogyakarta.
"Dari permohonan yang diterima, sebanyak 1.332 pemohon telah melengkapi data, 425 lainnya masih dalam proses pelengkapan data, dan lebih dari seribu permohonan telah berhasil dieksekusi oleh tim di lapangan," jelasnya.
Transformasi Depo Sampah dan Penanganan Sampah Sungai
Di sektor hilir, Pemkot Yogyakarta melakukan transformasi sejumlah depo sampah menjadi fasilitas pemilahan lanjutan.
Sampah yang masuk tidak lagi hanya ditampung, tetapi dipilah kembali menggunakan fasilitas khusus untuk memisahkan sampah organik, anorganik, dan residu.
Baca Juga: Plt Bupati Pati Minta Pengusaha Jujur Saat Sensus Ekonomi 2026, Ini Alasannya !
"Sampah residu yang tidak dapat diolah selanjutnya diangkut menggunakan armada menuju fasilitas pengolahan," bebernya.
Program transformasi tersebut telah diterapkan di Depo Mandala Krida, Depo THR/Purawisata, Depo Pringgokusuman, dan Depo Lapangan Karang.
Pengelolaan sampah juga diperkuat melalui sejumlah Unit Pengolahan Sampah (UPS) yang berada di Nitikan, Kranon, Karangmiri, Giwangan, Sitimulyo 1, dan Sitimulyo 2.
Baca Juga: PG Madukismo Target Giling 4,8 Juta Kuintal Tebu, Produksi Capai 250 Ton Gula per Hari
Sementara untuk menjaga kebersihan sungai, Pemkot Yogyakarta memasang trash barrier di sejumlah aliran sungai guna menangkap sampah yang terbawa arus.
Sistem tersebut dilengkapi dengan proses pembersihan, pemilahan, penimbangan, pencatatan hingga pengangkutan ke fasilitas pengolahan.
Pemantauan dilakukan secara rutin oleh Dinas Lingkungan Hidup bersama petugas kebersihan sungai sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan perkotaan tetap bersih dan sehat.***
Artikel Terkait
Gus Miftah Soroti Pelaksanaan MBG, Ingatkan Pejabat dan SPPG Jalankan Program Secara Amanah
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Yogyakarta Gelar Bhakti Religi di Masjid dan Klenteng
Kemenag Yogyakarta Turun ke Lapangan, Cek Kelengkapan Administrasi Rumah Ibadah
Ribuan Warga Turun ke Jalan, Aksi Ngepel Malioboro Jogja Jadi Sorotan pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Winongo Art Festival 2026 Sukses Digelar, Sungai Winongo Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Baru Yogyakarta
PG Madukismo Jadi Benteng Terakhir Industri Gula DIY, Warisi Sejarah 19 Pabrik yang Hilang
PG Madukismo Target Giling 4,8 Juta Kuintal Tebu, Produksi Capai 250 Ton Gula per Hari
Kemitraan dengan Petani Jadi Kunci PG Madukismo Bertahan Lebih dari 70 Tahun
Tak Sekadar Pabrik Gula, PG Madukismo Tawarkan Wisata Edukasi Unik yang Jarang Ditemukan di Jogja
Kenduri Suro Keparakan Lor Tak Sekadar Tradisi, Jadi Penggerak Kebersamaan dan Ekonomi Warga Jogja