"Posko tersebut dapat dimanfaatkan orang tua untuk berkonsultasi maupun memperoleh bantuan teknis selama proses SPMB berlangsung," ujarnya.
Dispendik juga mengimbau para orang tua memanfaatkan masa uji coba sistem sebelum pendaftaran resmi dibuka. Melalui simulasi tersebut, masyarakat dapat memastikan data yang telah diinput sesuai serta memahami alur pendaftaran sejak awal.
"Jika ada kendala atau data yang perlu diperbaiki, masyarakat dapat memanfaatkan posko yang telah kami siapkan. Kami ingin memastikan seluruh calon murid memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses SPMB dengan baik," tambahnya.
Baca Juga: Kabar Gembira ! Pemkot Mojokerto Bebaskan Denda Pajak, Begini Selengkapnya
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, proses validasi data jalur afirmasi dan prestasi SMP berlangsung hingga 15 Juni 2026.
Selanjutnya, Dispendik Surabaya akan membuka uji coba pendaftaran tahap kedua pada 15–20 Juni 2026 sebelum memasuki tahapan pendaftaran resmi sesuai jalur yang dipilih calon murid.
Melalui sistem yang terintegrasi dan dapat dipantau secara terbuka, Pemkot Surabaya berharap pelaksanaan SPMB SMP Surabaya 2026 berjalan lancar, transparan, serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik di Kota Pahlawan.(yan).***