Lebih lanjut, Pemkab Lumajang memandang transformasi digital di sektor pariwisata sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis pengalaman atau experience-based economy.
Pendekatan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga menitikberatkan pada kualitas pengalaman, persepsi publik, serta dampak ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Baca Juga: Polsek Lumajang Kota Tinjau Lahan Jagung Warga Dukung Program Ketahanan Pangan di Jatim
Melalui penguatan ruang digital, pemerintah daerah berharap citra positif destinasi wisata Lumajang semakin dikenal luas, akses pasar wisata semakin terbuka, dan nilai tambah ekonomi lokal dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Dengan demikian, ruang digital diposisikan sebagai instrumen strategis untuk memperkuat daya saing daerah sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, dan layanan jasa yang menjadi penopang perekonomian masyarakat.***