JATIM, JAWAHEADLINE.COM – Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai transformasi digital pariwisata menjadi faktor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di era ekonomi digital saat ini, citra destinasi wisata, ulasan media sosial, dan narasi yang berkembang di ruang digital dinilai memiliki pengaruh besar terhadap minat kunjungan wisatawan serta perkembangan sektor UMKM dan ekonomi kreatif.
Pandangan tersebut disampaikan dalam kegiatan Indonesiagoid (IGID) Menyapa Lumajang bertema "Guyub Rame, Jaga Info: Dari Desa untuk Indonesia" yang berlangsung di Graha Nagara Bhakti, Kantor BKPSDM Kabupaten Lumajang, Rabu (10/6/2026).
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan pola promosi dan pemasaran destinasi wisata saat ini telah mengalami perubahan signifikan.
Menurutnya, keputusan seseorang untuk berkunjung ke suatu daerah tidak lagi hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik destinasi, tetapi juga oleh persepsi yang terbentuk melalui berbagai platform digital.
Ruang Digital Jadi Penggerak Ekonomi Pariwisata
Baca Juga: Viral! Rumah Pejabat Diduga Dipasok Air Damkar Saat Warga Medan Krisis, Emak-emak Langsung Geruduk
Indah menjelaskan bahwa ruang digital kini telah berkembang menjadi bagian penting dalam ekosistem ekonomi pariwisata modern.
Berbagai informasi, ulasan, hingga pengalaman wisata yang dibagikan masyarakat di media sosial mampu membentuk persepsi publik terhadap suatu destinasi.
Dalam kondisi tersebut, ruang digital tidak lagi sekadar berfungsi sebagai sarana promosi, melainkan telah menjadi sistem yang mampu menciptakan permintaan wisata secara langsung.
Baca Juga: Prabowo Janji Sediakan Obat Murah untuk Rakyat, Target Mulai Direalisasikan Tahun Depan
"Ruang digital telah menjadi faktor struktural dalam pembentukan ekosistem ekonomi pariwisata yang terhubung langsung dengan UMKM, ekonomi kreatif, serta sektor jasa lokal di daerah," ujarnya.
Menurutnya, distribusi informasi dan narasi positif melalui platform digital menjadi elemen penting untuk memperluas jangkauan promosi destinasi wisata hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Dorong Pembangunan Berbasis Pengalaman