jateng

Pajak Kendaraan yang Dibayar Warga Tak Sia-Sia, Rp1,7 Triliun Kembali untuk Pembangunan Desa

Selasa, 16 Juni 2026 | 11:08 WIB
Pajak Warga Kembali ke Desa, Pemprov Jateng Siapkan Bankeupemdes Rp1,7 Triliun (jatengprov.go.id)

Desa Banyubiru Rasakan Dampak Langsung Program Bankeupemdes

Salah satu desa penerima manfaat adalah Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Pada 2025, desa tersebut memperoleh bantuan untuk pembangunan talud drainase dan talud penahan tebing di sejumlah dusun.

Kepala Desa Banyubiru, Sri Anggoro Siswaji, menyebut bantuan Rp200 juta dimanfaatkan untuk pembangunan talud drainase di Dusun Cerbonan dan Dusun Tegalwuni.

Baca Juga: TPS Tanam 2.000 Mangrove di Gresik, Perluas Program Donasi Oksigen untuk Cegah Abrasi dan Perubahan Iklim

Infrastruktur tersebut dinilai efektif mengurangi genangan air saat musim hujan.

Selain itu, bantuan sebesar Rp50 juta digunakan untuk pembangunan talud penahan tebing di Dusun Dangkel yang sebelumnya rawan longsor.

"Manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Selain mengurangi risiko banjir dan longsor, pembangunan ini juga mendukung pengembangan kawasan wisata di desa," katanya.

Libatkan Warga dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Menurut Anggoro, seluruh kegiatan pembangunan dilakukan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Kabar Baik ! Job Fair Bandung 2026 Sediakan 2.361 Lowongan Kerja untuk Lulusan SMP hingga S2

Dana yang diterima desa dikelola bersama Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dengan melibatkan tenaga kerja lokal serta pembelian material dari usaha-usaha di lingkungan desa.

"Yang mengerjakan warga, pembelanjaannya juga di desa. Jadi perputaran ekonominya kembali ke masyarakat. Dampaknya benar-benar dirasakan warga," ungkap Sri Anggoro.

Transparansi penggunaan anggaran juga dilakukan melalui pemasangan papan informasi proyek dan publikasi di media sosial desa agar masyarakat dapat memantau pelaksanaan pembangunan secara terbuka.

Warga Rasakan Manfaat Infrastruktur yang Dibangun

Halaman:

Tags

Terkini