"Harmoni Budaya adalah kolaborasi seni budaya antara wong Jawa dan Betawi. Maka dari itu, kita terus upayakan karena Gubernur DKI Jakarta bersama Gubernur Jawa Tengah juga kolaborasi. Hal-hal seperti ini penting sekali, Republik Indonesia ini perlu kolaborasi untuk menyamakan persepsi melalui budaya," katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai sarana mempererat hubungan antarkelompok masyarakat sekaligus mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda.
Selain menjadi ruang ekspresi seni, kegiatan tersebut juga dinilai mampu memperkuat semangat persatuan melalui pendekatan budaya yang inklusif dan kolaboratif.***
Artikel Terkait
BPBD Demak Siaga Hadapi Kemarau Kering 2026, Pasokan Air Bersih dan Relawan Disiapkan
BLT DBHCHT Kabupaten Semarang 2026 Bakal Segera Cair, 2.393 Warga Akan Terima Bantuan
Jadwal KRL Solo Jogja 19–21 Juni 2026, Lengkap Jam Keberangkatan Pagi hingga Malam
Program Ekoteologi KUA Kotagede 2026 Dijalankan Lewat Jogja Cling, Warga dan Aparat Turun Bersih Lingkungan
Wali Kota Yogyakarta Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Memanas, Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Pengacara Pertanyakan Alasan Penangkapan
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Viral Mahasiswa Nugas di Kafe Bali, Bawa Dua Printer dan Gunakan 3 Meja Sekaligus
Viral Keluhan UMKM soal Pemadaman Listrik PLN Tanpa Pemberitahuan, Adonan Roti Terbuang Sia-Sia
Akun Medsos PLN Jogja Digeruduk Warganet Usai Pemadaman Listrik Berjam-jam Tanpa Pemberitahuan