Kepala BGN Nanik Deyang Bakal Setop MBG di Sekolah Elite, Refocusing Penerima Manfaat Jadi Alasan

Photo Author
Saiful Ridho, Jawaheadline.com
- Jumat, 12 Juni 2026 | 19:27 WIB
Menyoroti viralnya kontroversi di balik penyaluran MBG ke sekolah hingga jumlah titik SPPG yang kini dilaporkan membengkak. (Dok. BGN)
Menyoroti viralnya kontroversi di balik penyaluran MBG ke sekolah hingga jumlah titik SPPG yang kini dilaporkan membengkak. (Dok. BGN)

Zulhas menjelaskan, apabila biaya operasional setiap titik mencapai Rp6 juta per hari, maka tambahan 6.877 titik dapat menimbulkan pengeluaran lebih dari Rp1 triliun setiap bulan.

"Kalau ada 6.877 penambahan, satu bulan ada pengeluaran lebih Rp1 triliun. Pemborosan. Berarti kalau satu tahun sekitar Rp12 triliun," tandasnya.

Hingga saat ini, Badan Gizi Nasional masih melakukan kajian terkait skema refocusing penerima manfaat MBG, termasuk kemungkinan penghentian distribusi program bagi sekolah-sekolah yang dinilai berasal dari kalangan mampu.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Saiful Ridho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X