"Yang namanya pejabat publik melakukan perbuatan amoral, nantinya bisa berimbas kepada masyarakat," jelasnya.
"Jangan seenaknya, mereka itu digaji dari uang rakyat dan pajak masyarakat," tegas Dadang.
Massa juga meminta agar Bupati Kuningan hadir secara langsung untuk mendengarkan aspirasi yang mereka sampaikan.
Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
Koordinator aksi menegaskan pihaknya akan kembali menggelar demonstrasi dengan jumlah peserta yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak mendapatkan tanggapan dari pemerintah daerah.
"Kalau Pak Bupati hari ini tidak hadir, saya pastikan minggu depan akan melakukan aksi yang lebih besar lagi sampai Pak Bupati hadir menerima kami," ujar Dadang.
Selama aksi berlangsung, peserta membawa berbagai atribut protes dan melakukan aksi simbolik dengan mengangkat celana dalam sebagai bentuk sindiran terhadap dugaan perilaku tidak pantas yang dituding melibatkan oknum pejabat.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kuningan terkait tuntutan maupun dugaan yang disampaikan massa dalam aksi damai tersebut.
Dugaan yang disuarakan peserta aksi juga belum mendapatkan konfirmasi atau pembuktian melalui proses hukum yang berkekuatan tetap.***
Artikel Terkait
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Pantai Pangi Blitar Setelah Enam Hari Pencarian
Sempat Viral Soal Pria Berenang di Bundaran HI, Ternyata Bukan Warga Biasa, Ini Kata Satpol PP Jakarta !
Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Dinilai Kejahatan Luar Biasa, Mahfud MD : Kalau Perlu Dihukum Mati
BBM B50 Resmi Berlaku Juli 2026, Benarkah Aman ? Ini Hasil Uji Coba yang Sempat Jadi Sorotan
Kabar Baik! Pemprov Jateng Masih Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik dan BBNKB
Lampaui Target hingga 289 Persen, Pemprov Jateng Raih Penghargaan ASN Berintegritas dari KPK
Pemprov Jateng Gelontorkan Rp42 Miliar untuk Perbaikan Jalan Wonogiri, Jalur ke Jatim dan DIY Diprioritaskan
Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Malam 1 Suro Mangkunegaran, Pemprov Jateng Soroti Dampak Ekonomi
Pemkot Yogyakarta Gandeng IAI, Program Satu Kampung Satu Arsitek Dimulai dari Pakualaman
Pemkot Yogyakarta Perkuat SDM Pariwisata, Pramuwisata Dilatih Jadi Guide Cerdas Digital