Sementara itu, kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menyeret nama Taufik Hidayat bermula ketika keluarga korban menerima informasi bahwa YTR sedang menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Kondisi korban saat ditemukan disebut sangat memprihatinkan. Korban diduga mengalami luka akibat penyiksaan yang berlangsung dalam jangka waktu lama hingga menyebabkan kebutaan permanen serta kerusakan pada bagian wajah.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga disekap selama kurang lebih tiga tahun dan berpindah-pindah tempat tinggal dari satu rumah kos ke rumah kos lainnya.
Selama periode tersebut, korban juga diduga mengalami tindakan kekerasan berulang dan kehilangan komunikasi dengan pihak keluarga.
Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan pencarian terhadap Taufik Hidayat yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) untuk mempertanggungjawabkan dugaan perbuatannya.***
Artikel Terkait
Jasirah Heritage Cycling 2026 Resmi Digelar, BI dan Pemprov Jateng Promosikan Wisata Sejarah hingga Borobudur
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Bakar Semangat 10.200 Pelari di Mandiri Jogja Marathon 2026
Desa Doreng Resmi Jadi Desa Siaga TBC, Demak Perkuat Langkah Menuju Eliminasi 2030
Jelang Outing Class Siswa, Plt Bupati Pati Tinjau Kesiapan Wisata Lokal di Sukolilo dan Kayen
Sigit Pamungkas Tinjau Empat Ruas Jalan di Sragen, Perbaikan Infrastruktur Senilai Rp7,6 Miliar Segera Dimulai
Pemkot Magelang Salurkan Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Berprestasi, Dukung SDM Unggul dan Cegah Putus Kuliah
Dolan Salatiga 2026 Sedot Ribuan Peserta, Pemkot Genjot Event Tourism dan UMKM Lokal
Program MBG Cilacap Dipastikan Tetap Berjalan, Plt Bupati Perketat Pengawasan SPPG
100 Titik SPPG di Cilacap Diduga Fiktif, Ada yang Berlokasi di Hutan hingga Kuburan
Buntut Temuan 100 Titik SPPG Fiktif, Pemkab Cilacap Hentikan Pendaftaran Dapur MBG