Melalui akun media sosial MBG Watch, massa sebelumnya mengimbau peserta membawa panci, sutil, dan struk belanja untuk menyuarakan tuntutan agar pemerintah lebih serius mengevaluasi program tersebut.
Baca Juga: Gus Miftah Soroti Pelaksanaan MBG, Ingatkan Pejabat dan SPPG Jalankan Program Secara Amanah
Dalam orasinya, salah satu peserta aksi menyoroti penggunaan anggaran MBG.
Ia menilai terdapat ketimpangan antara anggaran yang diterima penerima manfaat dengan biaya operasional dan fasilitas yang dinikmati pejabat terkait program.
Menurut orator, penerima manfaat hanya memperoleh anggaran makan sekitar Rp8.000 hingga Rp10.000, sementara terdapat pengeluaran lain yang dinilai tidak berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat penerima program.
Baca Juga: Qodari : Buku Presiden Solusi Disusun sebagai Bacaan Populer untuk Masyarakat
Aksi tersebut berlangsung di tengah sorotan terhadap BGN setelah Kejaksaan Agung menetapkan tiga mantan pimpinan badan tersebut sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan Program MBG yang berkaitan dengan dugaan jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).***
Artikel Terkait
Polemik SPMB 2026 Jabar Memanas, Ormas Laskar Benteng Indonesia Minta Gubernur Ganti Kadisdik
Kabar Gembira ! Pemkot Mojokerto Bebaskan Denda Pajak, Begini Selengkapnya
Rekonstruksi Kasus Daycare Little Aresha Jogja Ungkap Sejumlah Fakta Mengejutkan, Begini Selengkapnya !
Investor dan Pemasok MBG Gelar Aksi di Kantor BGN Jakarta, Tuntut Kejelasan Operasional Dapur
Sufmi Dasco : Pertemuan Chatib Basri dan Presiden Prabowo Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi
Qodari : Buku Presiden Solusi Disusun sebagai Bacaan Populer untuk Masyarakat
Gus Miftah Soroti Pelaksanaan MBG, Ingatkan Pejabat dan SPPG Jalankan Program Secara Amanah
Polsek Lumajang Kota Tinjau Lahan Jagung Warga Dukung Program Ketahanan Pangan di Jatim
Patroli Dini Hari, Polsek Candipuro Lumajang Jatim Periksa Pengendara dan Antisipasi Kriminalitas
Dasco Imbau Masyarakat Jual Dolar, Rupiah Diprediksi Menguat Pekan Depan