NASIONAL, JAWAHEDLINE.COM - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang, motor listrik BGN, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah Nanik memilih tidak menjawab pertanyaan wartawan terkait polemik pengadaan motor listrik senilai Rp1,03 triliun yang kini terseret kasus dugaan korupsi.
Momen tersebut terjadi usai rapat bersama DPR yang membahas anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (15/6/2026).
Nanik yang baru dilantik sebagai Kepala BGN pada 8 Juni 2026 terlihat langsung menuju kendaraan yang telah menunggunya tanpa memberikan tanggapan kepada awak media.
Anas Urbaningrum Minta Kepala BGN Tidak Menghindari Wartawan
Sikap Nanik yang enggan memberikan komentar mendapat sorotan dari politikus Anas Urbaningrum.
Melalui unggahan di akun media sosial X, Anas menyarankan agar Kepala BGN menghadapi pertanyaan media secara terbuka dan memberikan penjelasan kepada publik.
"Sekadar saran: sebaiknya tidak menghindar dan mengelak dari pertanyaan jurnalis. Justru musti dihadapi dengan tenang dan diterangkan," tulis Anas, Selasa (16/6/2026).
Menurut Anas, keterbukaan informasi akan memberikan dampak positif bagi institusi yang dipimpin Nanik maupun bagi keberlanjutan program pemerintah.
"Menerangkan dengan baik, secara proporsional, akan baik bagi BGN, program Presiden, dan Kepala BGN sebagai pribadi," imbuhnya.
Baca Juga: KJRI Johor Bahru Lindungi Dua WNI Korban Dugaan Kekerasan Majikan di Malaysia
Anas juga mengingatkan latar belakang Nanik yang sebelumnya berprofesi sebagai jurnalis.
"Apalagi Bu NSD adalah mantan wartawan, akan seperti menyapa yuniornya," lanjut Anas.
Dicecar Pertanyaan Soal Motor Listrik BGN