Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Demak juga membentuk tim kader Desa Siaga TBC yang akan berperan sebagai ujung tombak edukasi masyarakat.
Para kader akan melakukan sosialisasi, pelacakan kontak erat pasien, serta memberikan pendampingan selama proses pengobatan hingga pasien dinyatakan sembuh.
Melalui pembentukan Desa Siaga TBC, Pemerintah Kabupaten Demak berharap upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis dapat berjalan lebih efektif sehingga target eliminasi TBC 2030 dapat tercapai sesuai harapan.***