jateng

100 Titik SPPG di Cilacap Diduga Fiktif, Ada yang Berlokasi di Hutan hingga Kuburan

Selasa, 23 Juni 2026 | 17:24 WIB
Ilustrasi : MBG (Dok. Biro Hukum dan Humas)

JATENG, JAWAHEADLINE.COM - Temuan dugaan SPPG fiktif di Cilacap menjadi sorotan setelah tim investigasi menemukan sekitar 100 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdaftar dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) Cilacap diduga tidak memiliki bangunan maupun fasilitas yang layak untuk operasional dapur.

Pemerintah Kabupaten Cilacap kini mengambil langkah evaluasi menyeluruh guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkapkan bahwa temuan tersebut diperoleh setelah tim investigasi bersama koordinator wilayah melakukan verifikasi lapangan terhadap ratusan titik yang sebelumnya diajukan sebagai lokasi pendirian dapur MBG.

"Dari hasil rapat bersama tim investigasi dan koordinator wilayah, ada lebih dari 300 titik yang terdaftar. Setelah didatangi kepala SPPG yang ditunjuk dari Badan Gizi Nasional (BGN), ternyata titik itu (100 titik) tidak ada bangunan apapun," katanya di sela aksi demonstrasi mendukung MBG di Alun-alun Cilacap, Senin (22/6/2026).

Baca Juga: Program MBG Cilacap Dipastikan Tetap Berjalan, Plt Bupati Perketat Pengawasan SPPG

Menurut Ammy, lokasi yang diduga fiktif tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap.

Hasil pengecekan bahkan menunjukkan beberapa titik berada di lokasi yang tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai dapur penyedia makanan bergizi.

"Ada yang lokasinya di tengah hutan, di tengah persawahan, bahkan ada yang di tengah kuburan," ujar Ammy.

Ia menilai temuan tersebut memperkuat dugaan adanya praktik jual beli titik pendirian SPPG yang selama ini menjadi perbincangan di kalangan pelaksana program MBG.

"Jadi bahwa isu jual beli titik, kemudian titik fiktif itu benar adanya, ini yang harus kita benahi," tegas Ammy.

Baca Juga: PSN Pakualaman Yogyakarta Digencarkan, 6 Rumah Ditemukan Ada Jentik Nyamuk

Sebagai tindak lanjut atas hasil investigasi tersebut, pemerintah daerah bersama tim terkait memutuskan untuk menutup sementara portal pendaftaran titik SPPG baru di Kabupaten Cilacap.

Langkah ini dilakukan untuk membersihkan data dan memastikan seluruh titik yang terdaftar benar-benar memenuhi persyaratan.

"Hasil rapat terakhir dengan tim investigasi memutuskan portal pendaftaran titik baru ditutup sementara. Titik-titik yang teridentifikasi fiktif akan dihapus terlebih dahulu, baru dilanjutkan programnya," ujar Ammy.

Lebih lanjut, Ammy menjelaskan bahwa saat ini telah terbentuk paguyuban mitra MBG yang akan dilibatkan dalam pengawasan pelaksanaan program.

Halaman:

Tags

Terkini