JOGJA JAWAHEADLINE.COM - Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Pakualaman Yogyakarta 2026 kembali digencarkan sebagai upaya pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kelurahan Purwokinanti, Kemantren Pakualaman, Kota Yogyakarta.
Kegiatan ini melibatkan unsur kepolisian, tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, hingga masyarakat setempat dalam gerakan bersama menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan PSN tersebut dilaksanakan di RW 05 dan RW 06 Kelurahan Purwokinanti, pada Jumat (19/6/2026) pukul 08.00 WIB, dan diselenggarakan oleh Puskesmas Pakualaman dengan penanggung jawab dr. Ika Maharani.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Pakualaman AKP Margono beserta anggota, unsur TNI, perangkat kelurahan, hingga kader kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Gubernur Jateng Minta Bank Jateng Perkuat Modal UMKM, Targetkan Naik Kelas
Turut hadir Kepala Puskesmas Pakualaman beserta staf, Danramil Pakualaman yang diwakili Babinsa, Lurah Purwokinanti, Kanit Intelkam, Bhabinkamtibmas, Ketua LPMK, Ketua RW 05 dan RW 06, serta para kader kesehatan dari kedua RW tersebut.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan apel pelaksanaan PSN yang dipimpin oleh staf Puskesmas Pakualaman.
Dalam arahannya, peserta dibagi menjadi dua tim untuk melakukan pemeriksaan rumah warga yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, terutama pada penampungan air dan genangan di sekitar lingkungan.
Setelah pemeriksaan selesai, seluruh peserta melakukan evaluasi bersama terhadap hasil temuan di lapangan.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Dari total 30 rumah yang diperiksa, ditemukan 6 rumah masih terdapat jentik nyamuk, sehingga langsung diberikan edukasi kepada warga untuk meningkatkan upaya pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3M Plus secara rutin.
Kapolsek Pakualaman AKP Margono menegaskan bahwa kegiatan PSN merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga kesehatan lingkungan masyarakat.
Menurutnya, pencegahan penyakit demam berdarah tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Ia mengimbau warga agar rutin melakukan langkah pencegahan seperti menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air, serta menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RW 05 dan RW 06 Kelurahan Purwokinanti ini merupakan agenda rutin Puskesmas Pakualaman dalam rangka pengendalian vektor penyakit di wilayah Kemantren Pakualaman.