jogja

Pemkot Yogyakarta Perkuat SDM Pariwisata, Pramuwisata Dilatih Jadi Guide Cerdas Digital

Kamis, 18 Juni 2026 | 14:51 WIB
Pemkot Yogya Kembangkan Kapasitas Pramuwisata Lewat Pemanfaatan Teknologi Digital (warta.jogjakota.go.id)

JOGJA, JAWAHEADLINE.COM – Pengembangan SDM pariwisata Kota Yogyakarta terus diperkuat melalui pelatihan pemanfaatan teknologi digital bagi para pramuwisata.

Langkah ini dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk menciptakan pemandu wisata yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu memberikan pelayanan lebih baik kepada wisatawan, serta mendukung pengembangan pariwisata Yogyakarta di era digital.

Melalui Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, workshop pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata digelar dengan fokus pada peningkatan kemampuan digital para pemandu wisata.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Gaia, Rabu (17/6/2026), dan melibatkan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kota Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menilai kemampuan digital kini menjadi kebutuhan penting bagi para pemandu wisata di tengah perubahan perilaku wisatawan yang semakin bergantung pada teknologi informasi.

Baca Juga: Pemprov Jateng Gelontorkan Rp42 Miliar untuk Perbaikan Jalan Wonogiri, Jalur ke Jatim dan DIY Diprioritaskan

Menurutnya, kemampuan berbahasa asing dan pengalaman saja tidak lagi cukup untuk menghadapi tantangan industri pariwisata modern.

"Tetap harus lebih mengasah bagaimana tempat-tempat wisata, bisa menceritakan mengenai budaya di Kota Yogya dan kebiasaan-kebiasaan menarik. Bahkan hal-hal yang mungkin belum terekspos," kata Wawan saat membuka workshop pengembangan kapasitas SDM pariwisata.

Ia menjelaskan, saat ini wisatawan cenderung mencari informasi lebih dahulu melalui internet sebelum melakukan perjalanan. Mulai dari ulasan destinasi, rekomendasi kuliner, hingga penyusunan rencana perjalanan dilakukan secara mandiri melalui berbagai platform digital.

Karena itu, pemandu wisata dituntut mampu menghadirkan pengalaman berbeda dengan memperkenalkan destinasi-destinasi menarik yang belum banyak dikenal publik.

Baca Juga: BBM B50 Resmi Berlaku Juli 2026, Benarkah Aman ? Ini Hasil Uji Coba yang Sempat Jadi Sorotan

"Orang itu yang akan mengunjungi tempat itu dasarnya mesti yang ratingnya tinggi. Kalau yang ratingnya rendah, mesti tidak ada kunjungan itu. Nah, ini yang menjadi tantangan semuanya. Misalnya ada yang complain kenapa saya diajak cuma ke sini, kalau ternyata ada rating yang lebih tinggi. Ini yang juga perlu kita cermati bersama," terangnya.

Dorong Wisatawan Tinggal Lebih Lama di Yogyakarta

Wawan juga mengajak para pramuwisata untuk lebih aktif mempromosikan berbagai destinasi wisata agar wisatawan tidak hanya berkunjung dalam waktu singkat, melainkan terdorong untuk tinggal lebih lama di Kota Yogyakarta.

Menurutnya, peningkatan lama tinggal wisatawan akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi sektor pariwisata dan usaha masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini