jateng

Jalan Rusak Menahun di Sragen Akhirnya Diperbaiki, Pemprov Jateng Gelontorkan Rp38,2 Miliar

Sabtu, 20 Juni 2026 | 23:08 WIB
Jalan Rusak Menahun di Sragen Segera Mulus, Pemprov Jateng Tambah Anggaran (jatengprov.go.id)

JATENG, JAWAHEADLINE.COM - Perbaikan jalan rusak Sragen 2026 dan proyek infrastruktur Jawa Tengah kembali dipercepat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui alokasi anggaran sekitar Rp38,2 miliar.

Program perbaikan jalan provinsi ini difokuskan pada dua ruas utama, yakni Jalan Sukowati dan Galeh-Ngrampal yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena kondisinya yang mengalami kerusakan cukup parah.

Kepastian tersebut disampaikan saat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro bersama Bupati Sragen Sigit Pamungkas melakukan peninjauan langsung kondisi Jalan Sukowati dan ruas Galeh-Ngrampal, Kamis (18/6/2026).

Dalam kunjungan itu, pemerintah menegaskan bahwa pekerjaan fisik ditargetkan mulai pada Agustus 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Henggar menyebut beberapa titik di Jalan Sukowati mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan segera.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Pemerintah provinsi telah menyiapkan anggaran khusus untuk menangani ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Jawa Tengah tersebut.

"Setelah kita cek langsung, memang ada beberapa bagian yang kondisinya luar biasa parah. Ini nanti akan kita selesaikan," ujar Henggar.

Untuk ruas Jalan Sukowati, Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sekitar Rp16,5 miliar melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

Perbaikan akan dilakukan pada ruas sepanjang satu kilometer dengan metode konstruksi yang disesuaikan dengan tingkat kerusakan, mulai dari perkerasan beton hingga pelapisan aspal.

Baca Juga: Kasus Ijazah Palsu Jokowi Memanas, Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Pengacara Pertanyakan Alasan Penangkapan

Sementara itu, ruas Galeh-Ngrampal juga mendapat alokasi anggaran sebesar Rp14,4 miliar melalui Perkada untuk penanganan sepanjang satu kilometer. Pemerintah juga menambahkan anggaran APBD murni sebesar Rp7,3 miliar untuk perbaikan tambahan sepanjang 700 meter.

Secara keseluruhan, total anggaran yang digelontorkan untuk dua ruas jalan provinsi di Sragen mencapai Rp38,2 miliar dengan total penanganan sekitar 2,7 kilometer.

Henggar menjelaskan, pekerjaan fisik ditargetkan mulai awal Agustus 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar lima bulan, apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.

"Mudah-mudahan nanti bisa terlaksana dengan baik. Di tahun 2027 mudah-mudahan nanti teralokasi lagi, sehingga penanganan bisa lebih cepat rampung,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini