Hingga Maret 2026, Bank Jateng mencatatkan kinerja positif dengan total aset mencapai Rp93,97 triliun, dana pihak ketiga Rp75,80 triliun, dan penyaluran kredit sebesar Rp63,66 triliun.
Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) juga berada pada level 22 persen, yang menunjukkan kondisi permodalan masih sangat sehat.
Peluang ekspansi Bank Jateng juga didukung pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang tetap stabil.
Pada triwulan I 2026, ekonomi daerah ini tumbuh 5,89 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional sebesar 5,61 persen. Tingkat pengangguran terbuka juga turun menjadi 4,24 persen.
Rapat strategis tersebut turut dihadiri jajaran Komisaris dan Direksi Bank Jateng, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno selaku Komisaris Bank Jateng, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Jateng Urip Sihabuddin, Kepala Biro BUMD dan BLUD Setda Jateng Agus Prasutio, serta para pimpinan cabang dan kepala divisi Bank Jateng.***