Ia juga menyebut sampah yang dibakar merupakan limbah yang sebelumnya telah dipilah oleh petugas.
"Ini (sudah) dipilah. Yang bisa dikiloin ya dikumpulin, yang enggak bisa dibakar. Ada pekerjanya setiap hari," tambahnya.
Warga Minta Ada Penanganan dari Pihak Berwenang
Aktivitas pembakaran sampah tersebut dinilai mengganggu kenyamanan warga karena asap dan bau yang ditimbulkan setiap hari.
"Ini kalau mau laporan karena meresahkan kemana ya? Soalnya setiap hari bakar sampah dari pagi sampai sore. Sangat mengganggu asap dan baunya," tuturnya.
Selain berada dekat kawasan permukiman, pengunggah juga mengungkapkan lokasi pembakaran disebut berdekatan dengan sebuah Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Sejumlah warganet kemudian menyarankan agar persoalan tersebut dilaporkan kepada pemerintah desa, dinas lingkungan hidup, maupun instansi terkait untuk dilakukan pengecekan dan penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG yang disebut dalam unggahan tersebut maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas pembakaran sampah yang dikeluhkan warga.
Informasi yang beredar saat ini masih berdasarkan unggahan warga di media sosial dan belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak yang disebutkan.***